Sabtu, 12 Desember 2015

MENGENAL DAN MENJALANKAN APLIKASI DI LINUX




Pengertian Linux

Linux adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi gnu. Linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan risc.

Dengan lisensi gnu (gnu not unix) anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi gnu memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.

Sejarah linux

Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa finlandia yang bernama linus torvalds. Dulunya linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari minix, yaitu sistem unix kecil yang dikembangkan oleh andrew tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 oktober 1991, linus mengumumkan versi resmi linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (gnu bourne again shell) dan gcc (gnu c compiler). Saat ini linux adalah sistem unix yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya windows 9.x/nt/2000/me).


Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.


Kelebihan dan kekurangan linux

Kelebihan Linux :


  1. Bersifat open source, bebas dan terbuka. Sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya. Lisensi free  dan boleh di utak atik semaunya.
  2. Linux sekarang sudah mudah di operasikan. Kalo dulu pengguna linux identik dengan para hacker, tapi sekarang orang awam pun sudah banyak yang menggunakannya.
  3. Hampir semua aplikasi yang biasa dijalankan di windows, sudah ada aplikasi linuxnya yang dikembangkan oleh komunitas linux atau bisa juga menggunakan software emulator.
  4. Memiliki pengamanan yang lebih unggul karena di desain multiuser sehingga apabila virus menyerang user tertentu, akan sangat sulit menyebar ke user lainnya.
  5. Cocok untuk pc yang memiliki spesifikasi minimum karena linux membutuhkan resource yang lebih kecil dibandingkan windows.
  6.  Linux dapat berjalan di dua mode.
  7. Jarang crash atau nge-hang yang mengharuskan kita untuk merestart komputer karena linux lebih stabil.
  8. Memiliki komunitas di berbagai penjuru dunia.
  9. Terdapat beragam pilihan seperti ubuntu, fedora, debian, centos, redhat, opensuse, mandriva, dan sebagainya.

Kekurangan Linux :


  1. Banyak user yang belum terbiasa menggunakan linux.
  2. Dukungan hardware dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada linux.
  3. Proses instalasinya tidak semudah windows.
  4. Aplikasi di linux belum seampuh aplikasi windows.
  5. Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan unix-like, maka mau gak mau harus belajar dulu.
  6. Struktur direktori dan hak akses yang membingungkan bagi user yang terbiasa menggunakan windows.



APLIKASI - APLIKASI LINUX


A.      Aplikasi – Aplikasi Perkantoran
1. Open Office


Kelebihan : 

  1. Dapat berjalan di banyak platform
  2. Kompatibel dengan Microsoft Office dan format office lainnya
  3. Format dari OpenDocument adalah terbuka dan fleksibel
  4. Dapat melakukan eksport ke dokumen PDF dengan mudah
  5. Tersedia macro dalam berbagai bahasa pemrograman
  6. Akses database yang luas dan transparan
  7. Tersedia wizard untuk konversi dokumen MS Office
  8. Mudah dikustom
  9. User interface yang konsisten antar komponen

Kelemahan : 

  1. OpenOffice cukup boros sumber daya komputer dan selalu membutuhkan komputer dengan spek yang lumayan tinggi.
  2. Open Office mampu membuka file Microsoft Office namun Microsoft Office versi 2007 kebawah tidak bisa membuka file OpenOffice. Microsoft 2010 keatas dapat membukanya namun kadang berantakan
  3. Tidak ada PageArtBordernya

2.     Libre Office



Kelebihan :

  1. Libre Office bisa didownload dan diinstall secara free
  2. LGPL Public license, sehingga anda bisa menggunakan, memodifikasi, dan menggandakannya secara gratis
  3. Dukungan support penuh secara gratis dari komunitas free user support maupun developer support
  4. Libre Office merupakan open source community-driven project, artinya setiap orang bisa ikut mengembangkan LibreOffice 
  5. Memiliki fitur yang hampir sama dengan Microsoft Office
  6. Dapat membuka dokumen yang dibuat di Microsoft Office

Kelemahan :

  1. Terdapat beberapa letak tombol dan fungsi yang berbeda dengan microsoft office, sehingga anda perlu sedikit penyesuaian dalam menggunakannya.
  2. Dalam membuka file yang berformat microsoft office (.doc, .xls, .ppt dsb) terkadang berantakan

3.     WPS Office


Kelebihan : 

  1. Aplikasi ini terbilang kecil untuk dapat membuka dan membuat dokumen doc, doxc, ppt, pptx, xls, xlsx, txt, pdf, dan lain-lain
  2. Kompatibel penuh dengan Ms Word, Excel, dan PowerPoint
  3. Menggunakan pintasan keyboard yang hampir sama dengan Microsoft Office
  4. Theme, warna tema (terdapat 6 pilihan warna tema, yaitu abu-abu, hijau, biru, merah, ungu, dan hijau kebiru-biruan tua)
  5. Dukungan penuh untuk pencetakan nirkabel
  6. Tersedia fitur tab mengizinkan pengguna untuk membuka dokumen lebih dari 1 secara bersamaan

Kekurangan :

  1. Sering terjadi fitur error
  2. Untuk versi unstable sering terjadi bug

4.     Abiword



Kelebihan :

  1. Ukurannya sangat kecil 
  2. Hemat sumber daya

Kekurangan : 

  1. Fiturnya tidak selengkap aplikasi office lainnya di linux
  2. Banyak bug dan mudah crash

5.     Gnumeric



Kelebihan :

  1. Ukurannya cukup kecil
  2. Memiliki fitur yang cukup lengkap
  3. Interfacenya cukup mirip microsoft office

Kekurangan :

  1. Banyak bug
  2. Dokumen yang dibuat sering berantakan jika dibuka dengan aplikasi office lain
B.   Aplikasi – Aplikasi Internet

1. Mozilla Web Browser


Mozilla termasuk web browser yang paling banyak digunakan di sistem operasi Linux karena Mozilla memiliki berbagai macam fungsi dan fasilitas yang dapat disejajarkan dengan Internet Explorer. Mozilla memungkinkan kita untuk melakukan import bookmark yang terdapat pada Internet Explorer dengan browser Mozilla.
Jika ingin menggunakan Mozilla atau web browser lain di Linux, kita harus melakukan update untuk menemukan perbaikan pada versi-versi terbaru. Hal itu sangat dibutuhkan untuk keamanan saat browsing di internet. Untuk melakukan upgrade dan update keamanan di alamat http://www.mozilla.org.

2. Galeon

Jika ingin menggunakan web browser yang kecil tapi cepat dan canggih, kita dapat menggunakan Galeon web browser yang berada satu paket dengan GNOME. Aplikasi Galeon berbasis Gecko, sebuah engine HTML yang digunakan juga oleh Mozilla. Kita tetap bisa menggunakan Galeon pada desktop environment KDE. Untuk informasi update dan versi terbaru, kunjungi situshttp://galeon.sourceforge.net/support/faq.php.

3.       Dillo dan FireBird

Aplikasi Dillo dan FireBird adalah dua dari berbagai macam web browser yang paling ringan dan paling cepat di lingkungan Linux. Kedua web browser ini biasanya disediakan pada distro Linux yang kecil dan ringan seperti Vector Linux, Damn Small Linux, dan sebagainya. Pemakaian Firebird dan Dillo sangat mudah dengan fungsi-fungsi yang sederhana dan hanya terdiri dari 7 buah toolbar fungsi.


C.   Aplikasi – Aplikasi Desain Grafis 

1.       Inkscape

Inkscape (grafis) adalah aplikasi editor grafis vektor yang mirip dengan Illustrator, CorelDraw atau Freehand menggunakan Vector Graphics standar W3C Scalable (SVG) format file. Inkscape relatif mudah untuk mengeksekusi dan tidak memerlukan banyak pengalaman untuk dapat menggunakannya. Pengguna-keramahan dari Inkscape membuat Anda menyadari bahwa tidak ada banyak perbedaan antara kemampuan dan pengalaman pengguna Inkscape dan Adobe Illustrator. Namun, kreativitas sesuatu yang ilustrator atau desainer harus dimiliki, jadi jangan mengharapkan keajaiban. Inkscape adalah cross-platform dan beroperasi pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Mac dan semua varian dari Linux.Inkscape impor format seperti PNG, JPEG, TIFF dan PNG ekspor serta format berbasis vektor ganda. Bentuk, teks, spidol, mengubah, pola, klon, jalan, gradien, alpha blending, dan pengelompokan mendukung fitur yang disertakan dalam program ini.

2.      Blender (Animasi 3D)


Blender merupakan software animasi 3D yang open source dan free di lingkungan windows, MacOS dan Linux. Software ini bisa di download di situs resminya www.blender.org. Pada ubuntu versi 9.10 atau diatasnya, Blender ini masih dideteksi versi 2.49 sehingga ketika Anda menginstall blender By Default maka akan terinstall versi 2.49.


3.       Gambas (Programming)

Saat ini banyak bahasa pemrograman yang hampir sama dengan Visual Basic di buat. Salah satu contohnya adalah Gambas (http://gambas.sourceforge.net) . Aplikasi sambas untuk shutdown otomatis. Bahasa pemrograman yang dibuat oleh Benoit Minisini mempunyai beberapa perbedaan dengan bahasa pemrograman yang lain, perbedaan itu adalah :
  1. Projek gambas di simpan dalam satu direktori
  2. Kompilasi sebuah projek hanya membutuhkan semua class (objek tambahan tidak dibutuhkan) , Setiap objek tambahan dari class di kompil terpisah ketika aplikasi di jalankan.
  3. Secara normal, interpreter gambas hanyalah program pengolah kata biasa.
  4. Program gambas saat ini telah di buat untuk berbagai versi linux, seperti Mandrake, Fedora, FreeBSD, QiLinux, Slackware, SuSE, Xandros dan lain-lainnya.
  5. XMMS (music player)
Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk menjalankan MP3 pada sistem Linux adalah XMMS. Keunggulan utama dari XMMS adalah tampilannya yang sangat mirip dengan Winamp, aplikasi MP3 yang populer di dunia Windows.

5.       Kino (Video Editor)


Di Lingkungan GNU/Linux terdapat 2 paket yang dapat digunakan untuk membuat dan editing digital media. cinelerra, dan kino. Kino biasa digunakan untuk membuat digital video sederhana, jadi sangat cocok untuk pemula. selain ringan, kino juga simple, mudah digunakan, dan anda hanya perlu meluanngkan waktu sedikit untuk beradaptasi. tidak seperti cenelerra, kino hanya membutuhkan memori 128 MB, Processor 1 Ghz, dan space sebesar 40 GB.
Kino menghasilkan video berformat AVI dan DV. setelah melakukan editing, anda dapat mengexport ke format MPEG dan MP3. selain itu kino juga mendukung IEEE-1394, firewire yang digunakan untuk menghubungkan hardware video yang berbeda, dan juga mendukung USB drive input. kino dapat digunakan untuk filters, effect, dan video transisi, termasuk fitur “fade in.out” dan “mix”.


D.      Aplikasi – Aplikasi Multimedia

1.       Rhytmbox

Aplikasi musik ini berpenampilan gnome. Aplikai ini didukung dengan layanan pemutar musik online seperti Amazon mp3 store, Miro Guide, dan sebagainya. Selain itu juga bisa memutar radio streaming secara online yang di dukung dengan layanan last[.]fm.
Pengguna aplikasi ini dimudahkan dengan pengelompokan atau management musik. Semua jenis dan varian musik akan secara otomatis di kelompokan pada aplikasi ini. Tidak hanya itu Rhytmbox juga memiliki play list seperti pada aplikasi pemutar musik lainnya. Play list ini memudahkan kita untuk memutar file musik yang sudah dikelompokan secara manual.
Pada saat memutar musik, tidak usah khawatir secara tidak sengaja aplikasinya ditutup. Rhytmbox di desain dengan memutar musik dii bawah proses dekstop. Maksudnya, kita tidak perlu menampilkan jendela aplikasi. Melainkan sudah ada di panel taksbar yang secara otomatis dimunculkan.

2.       Banshee

Di jauh berbeda dengan Rhytmbox, semua layanan dan isinya hampir sama. Jalannya sistem juga sama ada dibelakang dekstop. Aplikasi ini juga bisa memutar video, namun masih terkenal dengan aplikasi pemutar musiknya. Biasanya aplikasi ini bawaan dari sistem linux yang diinstal pada komputer. Sama seperti Rhymbox juga demikian hanya saja aplikasi Rhytmbox sering pada OS Ubuntu sedangkan Banshee lebih sering terdapat di Linux mint.

3.       Audacious

Berbeda dengan Rhytmbox dan Banshee, aplikasi ini didesain sangat sederhana. Jika anda mengenal aplikasi winamp, aplikasi ini mirip dengan pemutar musik winamp. Hanya fitur-fitur yang disediakan tidak sekomplit dengan aplikasi Rhytmbox dan Banshee. Karena itu sangat ringan untuk digunakan dan bisa menjadi alternatif aplikasi winamp pada Linux.

4.       VLC, Videos

Aplikasi ini memang sering kali ada dan membuat para pengguna mudah untuk memutar video. Diantara kedua aplikasi ini mana yang lebih baik? Keduanya mempunyai keunggulan tersendiri dan juga tidak jauh dari kekurangannya. Secara tampilan kedunaya memang didesain sederhana namun memiliki kualitar tersendiri. Untuk aplikasi VLC button volume bisa diatur melebihi 100% tetapi pada Videos tidak demikian, volumenya tetap default dari sistem yang ada.
Videos marupakan aplikasi bawaan dari sistem linux yang diinstal pada komputer. Jika menginginka aplikasi VLC maka harus menginstalnya secara manual. Kita bisa menginstal pada software center maupun melalui terminal konsole.

5.       Gthumb, Image Viewer

Aplikasi ini tidak perlu dijelaskan lagi. Pastinya hanya berfungsi untuk membuka file images. Perbedaanya hanya Gthumb dapat membaca seluruh images yang ada di direktori komputer. Karena itu sangat mudah untuk membuat album gambar. Selain itu Gthumb juga sudah mengelompokan berdasarkan tanggal kapan file tersebut ada.

Sumber :

Rabu, 14 Oktober 2015

DESAIN GRAFIS

Pengertian Desain Grafis

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).


Beberapa tokoh menyatakan pendapatnya mengenai desain grafis : 

  • Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai ” aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri”. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi. 
  • Menurut Jessica Helfand dalam situs http://www.aiga.com/ mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat. 
  • Menurut Danton Sihombing desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi. 
  • Menurut Michael Kroeger, visual communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition). 
  • Warren dalam Suyanto memaknai desain grafis sebagai suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual. 
  • Menurut Blanchard desain grafis adalah suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan. 

Sejarah Desain Grafis

Sejarah desain grafis dapat ditelusuri dari jejak peninggalan manusia dalam bentuk lambang-lambang grafis (sign & simbol) yang berwujud gambar (pictograf) atau tulisan (ideograf). Gambar mendahului tulisan karena gambar dianggap lebih bersifat langsung dan ekspresif, dengan dasar acuan alam (flora, fauna,landscape dan lain-lain). Belum ada yang tahu pasti sejak kapan manusia memulai menggunakan gambar sebagai media komunikasi. 
Pada manusia primitif sudah menggunakan coretan gambar di dinding gua untuk kegiatan berburu binatang. Contohnya seperti yang ditemukan di dinding gua Lascaux, Perancis. Lambang/ aksara sebagai alat komunikasi diawali oleh bangsa Punesia (+ 1000 tahun SM), yang saat itu menggunakan bentuk 22 huruf. Kemudian disempurnakan oleh bangsa Yunani (+ 400 tahun SM) antara lain dengan mengubah 5 huruf menjadi huruf hidup. Kejayaan kerajaan Romawi di abad pertama yang berhasil menaklukkan Yunani, membawa peradaban baru dalam sejarah Barat dengan diadaptasikannya kesusasteraan, kesenian, agama, serta alfabet Latin yang dibawa dari Yunani. Pada awalnya bangsa Romawi menetapkan alfabet dari Yunani tersebut menjadi 21 huruf : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, dan X, kemudian huruf Y dan Z ditambahkan dalam alfabet Latin untuk mengakomodasi kata yang berasal dari bahasa Yunani. Tiga huruf tambahan J, U dan W dimasukkan pada abad pertengahan sehingga jumlah keseluruhan alfabet Latin menjadi 26.
Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.
Raffe's Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya The signage in the London Underground adalah contoh desain klasik pada abad modern yang menggunakan jenis huruf yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun 1916.
Pada tahun 1920, Aliran konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi individu tidak ada gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan di dunia nyata. Mereka mendesain bangunan, perangkat teater, poster, kain, pakaian, perabot, logo, menu, dll.
Jan Tschichold merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern pada tahun 1928 dalam bukunya yang berjudul New Typography. Tschichold, Bauhaus,Herbert Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, and El Lissitzky adalah tipografer yang berpengaruh besar dalam ilmu desain grafis yang kita kenal sekarang ini. Mereka mempelopori teknik produksi yang digunakan sepanjang abad ke 20. Pada tahun-tahun berikutnya desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan. Pasca Perang Dunia II, kebutuhan akan desain grafis meningkat pesat, terutama untuk periklanan dan kemasan produk. Perpindahan Sekolah Bauhaus dari Jerman ke Chicago pada tahun 1937 membawa pengaruh besar pada desain di Amerika. Nama- nama yang terkenal diantaranya Adrian Frutiger(desainer jenis huruf Univers dan Frutiger), Paul Rand(yang dari akhir 1930-an sampai kematiannya pada tahun 1996 menggunakan prinsip Bauhaus dan menerapkannya padaiklan dan desain logo.
Pada tahun 1447, Johannes Gutenberg (1398-1468) menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan dengan model tekanan menyerupai disain yang digunakan di Rhineland, Jerman, untuk menghasilkan anggur. Ini adalah suatu pengembangan revolusioner yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa. Tahun 1450 Guterberg bekerjasama dengan pedagang dan pemodal Johannes Fust, dibantu oleh Peter Schoffer ia mencetak “Latin Bible” atau disebut “Guterberg Bible”, “Mararin Bible” atau “42 line Bible” yang diselesaikanya pada tahun 1456. Temuan Gutenberg tersebut telah mendukung perkembangan seni ilustrasi di Jerman terutama untuk hiasan buku. Pada masa itu juga berkembang corak huruf (tipografi). Ilustrasi pada masa itu cenderung realis dan tidak banyak icon. Seniman besarnya antara lain Lucas Cranach dengan karyanya “Where of Babilon”
Pada perkembangan berikutnya, Aloys Senefelder (1771-1834) menemukan teknik cetak Lithografi. Berbeda dengan mesin cetak Guterberg yang memanfaatkan tehnik cetak tinggi, teknik cetak lithografi menggunakan tehnik cetak datar yang memanfaatkan prinsip saling tolak antara air dengan minyak. Nama lithografi tersebut dari master cetak yang menggunakan media batu litho. Tehnik ini memungkinkan untuk melakukan penggambaran secara lebih leluasa dalam bentuk blok-blok serta ukuran besar, juga memungkinkan dilakukannya pemisahan warna. Sehingga masa ini mendukung pesatnya perkembangan seni poster. Masa keemasan ini disebu-sebut sebagai “The Golden Age of The Poster”. Tokoh-tokoh seni poster tehnik lithogafi (1836-1893) antara lain Jules Cheret dengan karya besarnya “Eldorado: Penari Riang” (1898), “La Loie Fuller: Penari Fuller” (1897), “Quinquina Dubonnet” (1896), “Enu des Sirenes” (1899). Tokoh-tokoh lainya antara lain Henri de Toulouse Lautrec dan Eugene.

Pada saat ini perkembangan teknologi desain grafis sudah sangat maju dengan adanya peralatan dan media digital yang serba canggih. Sesorang tidak harus pandai dalam seni melukis untuk bisa membuat sebuahkarya desain grafis. Misalnya dengan media komputer, manusia bisa membuat sebuah hasil karya desain grafis dengan mudah dan sekaligus bisa langsung mencetaknya mulai dari ukuran yang paling kecil hingga super besar dengan mesin cetak yang canggih. Dengan berbagai software editor desain, juga semakin memudahkan manusia.


Fungsi Desain Grafis :
  1. Produksi media informasi dan komunikasi
  2. Produksi media promosi
  3. Apresiasi seni dan kreativitas
  4. Pekerjaan hobi
  5. Menambahkan nilai estetika

Manfaat Desain Grafis :
1. Di Bidang Pendidikan

Grafik komputer pada pendidikan digunakan untuk mempresentasikan objek-objek pada siswa secara nyata,dapat melalui power point ataupun software lainnya.Dengan penggunakan bentuk objek ini diharapkan siswa lebih nyata dalam menerima semua materi yang telah diajarkan,tidak hanya teori saja tetapi sudah melihat bentuk dan simulasinya.Bentuk ini dapat berupa penggambaran bidang,ruang,grafik,gambar kerangka manusia,susunan tubuh manusia,dan sebagainya.


2. Di Bidang Hiburan
Tidak memungkiri pada sekarang ini semua acara hiburan di Televisi banyak menggunakan grafik komputer.Mulai dari film kartun,iklan di TV dan sampai acara sinetron sekalipun sudah di selipi oleh grafik komputer.Grafik komputer disini berupa efek animasi yang dapat membuat film semakin menarik.

3. Di Bidang Perancangan
Pada bidang ini grafik komputer digunakan untuk membuat berbagai desain dan model objek yang akan dibuat.Misalnya digunakan untuk mendesain suatu arsitektur bangunan,desain kendaraan dan lainnya.Menggunakan software desain grafis seperti auto cad semuanya akan berlangsung secara mudah dan lebih spesifik dalam perancangan yang akan dibuat.

Kategori Desain Grafis

Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori: 
  1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis. 
  2. Web Desain: desain untuk halaman web. 
  3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi. 
  4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman. 
  5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.
Yang harus dikuasai pertama kali oleh seorang desainer grafis : 
1. Nirmana 
    • Nirmana adalah ilmu yang mempelajari tentang elemen-elemen desain grafis beserta prinsip-prinsip desain grafis. Didalamnya kita akan mempelajari tentang garis, bentuk, ruang, tekstur, warna dan lain sebagainya. 
2. Typografi 
    • Tipografi merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. 
3. Pewarnaan 
    • Pewarnaan penting bagi pencitraan hasil karya desin grafis, karena dengan warna seseorangan akan memahami estetika dari gambar yang kita buat. Warna masuk dalam ilmu nirmana tetapi sebegitu pentingnya sehingga pewarnaan saya buat point tersendiri. 
4. Software 
    • Software adalah pendukung dari apa yang bisa Anda hasilkan, dilihat dari bidangnya software desain terbagi menjadi dua sofware pengolah grafis 2 dimensi dan pengolah grafis tiga dimensi. Menurut medianya terbagi menjadi tiga, yaitu media cetak, digital dan multimedia. 
5. Scetch 
    • Lebih mudah dinamai dengan menggambar dengan tangan. Kemampuan menggambar tidak begitu mempengaruhi hasil karya Anda dalam bidang desain grafis, namun orisinalitas dalam menggambar manual akan sangat terasa dan efeknya adalah memudahkan Anda dalam mengolah karya desain menggunakan software. 
6. Kemampuan umum 
    • Kemampuan umum ini adalah kemampuan tambahan yang membantu dalam proses membuat sebuah karya grafis. Kemampuan umum dalam bidang grafis seperti pengetahuan tentang website ( website grafis seperti flickr, deviantart dsb, website ecommerce untuk menjual karya desain dsb )
Pilar keilmuan yang wajib dimiliki oleh seorang desainer grafis :
1. Wawasan Teknologi 
2. Wawasan Sains 
3. Wawasan Seni 
4. Wawasan Sosial dan Budaya 
5. Wawasan Filsafat dan Etika

Unsur Desain Grafis :


1. GARIS (LINE)
  • Garis = sekumpulan titik yang dideretkan memanjang.
  • Dalam CorelDRAW dikenal dengan istilah outline
  • Dalam AdobePhotoshop dikenal dengan istilah contour atau stroke.
  • Garis membentuk huruf “S” memberikan kesan lembut, halus dan gemulai, sedang garis yang membentuk huruf “Z” memberikan kesan tegas dan kaku.
Berdasarkan orientasi, garis dibagi menjadi:
  • Garis lurus Horisontal, memberi kesan sugesti, ketenangan atau hal yang tak bergerak.
  • Garis lurus Vertikal, memberi kesan stabilitas, kekuatan atau kemegahan.
  • Garis lurus miring Diagonal, memberi kesan tidak stabil, sesuatu yang bergerak atau dinamika.
  • Garis melengkung (Kurva), memberi kesan keanggunan, halus.
Berdasarkan gaya (style), garis dibagi menjadi:
  • Garis Kokoh (Solid)
  • Garis Titik (Dot)
  • Garis Strip (Dash)
  • Garis Strip-Titik (Dash Dot)
  • Garis Kaligrafi (Mata Pena Diagonal)
  • Garis Artistik (Free)
Tipe Ujung garis:
  • Ujung normal
  • Ujung panah
  • Ujung tumpul
Kombinasi Garis:

- Kombinasi Horisontal-Vertikal, memberi kesan formal, kokoh, tegas
- Kombinasi Diagonal, memberi kesan konflik, perang, benci, larangan atau tidak sama
- Kombinasi Kurva:
  • Spiral, memberi kesan kelahiran atau generasi penerus, dan hipnotis.
  • Setengah lingkaran, memberi kesan kekokohan.
  • Gelombang, memberi kesan mengalir, lembut, gemulai.
- Kombinasi pada sudut: sudut tajam, sudut tumpul cembung, sudut tumpul cekung, sudut patah.
- Kombinasi pengulangan, memberi kesan irama, riang, tenang, malas, stabil. Zig zag memberi kesan bergairah, semangat, dinamika atau gerak cepat.
- Kombinasi pencerminan:
  • Pencerminan berhimpitan
  • Pencerminan berjauhan
  • Pencerminan tumpang tindih
  • Pencerminan menghadap
  • Pengulangan berlawanan
-Kombinasi pancaran, memberi kesan adanya jarak, kejauhan, focus, meledak, spontanitas, memusat, keluasaan, tanpa batas.

2. BENTUK

Bentuk dihasilkan dari garis-garis yang tersusun sedemikian rupa. Bentuk dibagi menjadi bentuk 2 dimensi (dwimatra) dan 3 dimensi (trimatra), masing-masing bentuk mempunyai arti tersendiri, juga tergantung kepada budaya yang membentuknya. Contohnya bagi agama Kristen segitiga dapat melambangkan trinitas, sedangkan di Mesir dapat diartikan feminimitas (kewanitaan). Dalam desain, bentuk tidak hanya mendefinisikan sebuah obyek tetapi juga bisa mengkomunikasikan sebuah gagasan.

Secara umum bentuk dua dimensi dibagi 3 macam:

  1. Bentuk geometris, bentuk yang sangat umum dan terstruktur (kotak, segi tiga, lingkaran, dan banyak lainnya).
  2. Bentuk natural, yaitu bentuk hewan, tumbuhan dan manusia yang merupakan bentuk-bentuk yang tidak beraturan dan mudah berubah.
  3. Bentuk abstrak, yaitu bentuk natural yang disederhanakan, misalkan symbol pada fasilitas orang cacat, dan sebagainya.
Bentuk Dasar Dua Dimensi dan Variasinya:
  • Segi tiga sama sisi, segi tiga siku-siku, segi tiga sama kaki. Memberi arti energi, kekuatan, keseimbangan, hukum. ilmu pasti, agama, referensi untuk perasaan maskulin (kekuatan, agresi, dan pergerakan yang dinamis).
  • Segi empat (kotak / bujur sangkar), kotak tumpul, jajaran genjang, trapesium, bintang segi empat. Memberi arti keteraturan, logis dan aman. Kotak juga memberi dasar 3 dimensi yang berarti berat, massa dan kepadatan.
  • Segi lima.
  • Segi enam.
  • Segi delapan.
  • Baling-baling, baling-baling segi banyak
  • Lingkaran, elips, setengah lingkaran, juring (pie)
  • Bintang segi 3, 4, 5, 6, 8
Aplikasi bentuk 2D:
  • Memotong (crop) gambar dengan suatu cara tertentu yang menarik
  • Menyimbolkan sebuah ide
  • Membuat format baru (kombinasi)
  • Memperjelas informasi
  • Membentuk huruf
Metode Kombinasi bentuk 2D:
  • Penambahan / penggabungan (ADDITION / UNION / WELD)
  • Pengurangan (SUBTRACTION)
  • Perpotongan (INTERSECTION)
Bentuk Dasar Tiga Dimensi dan Variasinya:
  • Box (Boks)
  • Ball (Bola)
  • Cone (Kerucut / Tirus)
  • Cylinder (Silinder / Tabung)
  • Tube / Pipe (Pipa)
  • Doughnut (Donat / Torus)
  • Pyramid (Piramid)
  • Knot (Karet simpul)
  • Rounded Box (Kotak Tumpul)
  • Capsule (Kapsul)
  • Spring (Per)
3. GAMBAR / ILUSTRASI

Metode Gambar :Manual (Hand Writing / Gambar Tangan) atau Komputerisasi (Computerized)

1. Manual 
  • Hand writing / gambar tangan dapat dilakukan dengan alat grafis seperti pensil, air brush, kuas, cat, spidol dan sebagainya. Untuk dipindahkan dalam format digital dapat menggunakan scanner, atau foto digital.
2. Komputerisasi
    • Gambar dengan berbantuan teknologi komputer dikenal dengan istilah Computer Aided Drawing (CAD). Dibagi menjadi dua jenis, berbasis vektor dan berbasis bitmap.
4. WARNA / TEKSTUR / CAHAYA

Setiap warna mempunyai karakteristik tersendiri. Dengan warna kita dapat mengkomunikasikan desain kita kepada audience secara efektif.

Jenis warna di Komputer
Warna adalah faktor yang sangat penting dalam komunikasi visual. Warna dapat memberikan dampak psikologis, sugesti, Suasana bagi yang melihatnya Tidak Perlu dibahas lagi pentingnya warna dalam desain

Di layar Monitor mungkin terlihat warna yang menarik, saat dicetak / print mungkin warna tidak sesuai dengan tampilan di layar. Karena untuk aplikasi cetak hanya warna CMYK, Sedangkan di layar monitor menggunakan RGB, HSL, Hexadesimal dll.

Di dunia Komputer grafis banyak system / model warna, antara lain : RGB ( Red Green Blue ), CMYK ( Cyan Magenta Yellow blacK ), HLS ( Hue Lightness Saturation ), LAB Color ( Lightness, A ( Green-red axis) B ( Blue-yellow Axis)).

Dalam kebutuhan cetak dan Printing, warna yang dipakai adalah system / model CMYK, sedangkan untuk tampilan di layar monitor saja ( Misalkan Web, Wallpaper, Game, Video ) Warna yang bisa di Gunakan adalah RGB dan RGB Hexadecimal.

Saking banyaknya warna. Maka bila sulit mendapatkan warna yang sesuai dan di sepakai banyak pihak. Oleh karena itu muncullah standar warna seperti Pantone, DIC, Toyo, Trumatch, dll. Untuk menyamakan perspektif warna dengan menggunakan kode angka.

Program Pengolah Grafis

1. Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)
Program ini sering digunakan untuk keperluan pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain (seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah: 
  • Adobe FrameMaker 
  • Adobe In Design 
  • Adobe PageMaker 
  • Corel Ventura 
  • Microsoft Publisher 
  • Quark Xpress
2. Aplikasi Pengolah Vektor / Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah: 
  • Adobe Illustrator 
  • Beneba Canvas 
  • CorelDraw 
  • Macromedia Freehand 
  • Metacreations Expression 
  • Micrografx Designer
3. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar 
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggap sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik. Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah: 
  • Adobe Photoshop 
  • Corel Photo Paint 
  • Macromedia Xres 
  • Metacreations Painter 
  • Metacreations Live Picture 
  • Micrografx Picture Publisher 
  • Microsoft Photo Editor 
  • QFX 
  • Wright Image 
  • Pixelmator 
  • Manga studio 
  • Gimp
4. Aplikasi Pengolah Film/Video 
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah: 
  • Adobe After Effect 
  • Power Director 
  • Show Biz DVD 
  • Ulead Video Studio 
  • Element Premier 
  • Easy Media Creator 
  • Pinnacle Studio Plus 
  • WinDVD Creater 
  • Nero Ultra Edition 
  • Camtasia 
5. Aplikasi Pengolah Multimedia 
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah: 
  • Macromedia Authorware 
  • Macromedia Director 
  • Macromedia Flash 
  • Multimedia Builder 
  • Ezedia 
  • Hyper Studio 
  • Ovation Studio Pro
6. Pengolah 3 dimensi 
  • Xara 3D 
  • 3Ds Max 
  • Houdini 
  • Lightware 
  • Blender 
  • Pixar 
  • Maya 
  • Poser 
  • AutoCad 


Gambar Vektor dan Gambar Bitmap

Gambar Vektor 
Gambar vektor merupakan gambar yang terbentuk bukan dari kumpulan titik melainkan terbentuk dari sejumlah garis dan kurva. Karena gambar jenis vektor ini bukan terdiri dari titik, maka apabila tampilan gambar ini diperbesar tetap tidak akan kehilangan detailnya sehingga kualitas gambarnya tetap baik. Contoh gambar ini adalah teks dan logo. Perangkat lunak yang sering digunakan untuk mengolah gambar jenis
vektor ini adalah CorelDRAW, Freehand.
Monitor biasanya akan menampilkan gambar dalam bentuk piksel, maka semua gambar baik jenis vector maupun bitmap akan ditampilkan dalam bentuk piksel. Gambar ini mengandung unsur matematis seperti arah, ukuran sudut, ketebalan, warna, dan lain sebagainya. 


Gambar Bitmap
Tampilan bitmap sering disebut dengan gambar raster yaitu tampilan gambar yang terdiri dari titik-titik atau piksel. Masing-masing piksel ini mempunyai lokasi serta warna tersendiri yang secara keseluruhan membentuk sebuah tampilan gambar pada saat gambar diperbesar. Kehalusan tampilan gambar ini sangat tergantung kepada resolusi serta titik atau piksel yang membentuk gambar tersebut.
Apabila gambar ini diperbesar maka ini kelihatan kotak-kotak, semakin besar tampilan gambar maka semakin besar pula kotak-kotak tersebut, yang sebetulnya merupakan tampilan piksel yang diperbesar. Contoh gambar bitmap antara lain photo, gambar-gambar hasil scanner serta gambar yang dihasilkan dari software grafis seperti Adobe Photoshop, Corel PHOTO-PAINT.
Kelemahan dari gambar jenis bitmap adalah gambar akan menjadi pecah dan terlihat “kotak-kotak” (jagged) apabila gambar tersebut diperbesar atau dicetak menggunakan resolusi yang lebih kecil daripada nilai resolusi aslinya. Format bitmap ini memerlukan ruang penyimpanan data yang lebih besar dibandingkan dengan format vektor.


Perbandingan Gambar-Gambar Berbasis Vektor dan Bitmap


Berbasis Vektor
  • Gambar tetap jelas ketika di perbesar
  • Tersusun dari garis dan kurva, Path terdiri dari garis (line segment) dan beberapa titik (node) atau disebut dengan anchor point
  • Gradasi warna harus dianalisis dulu oleh para desainer grafis
  • Kualitas grafik tidak tergantung dari banyaknya pixel
  • Disusun oleh objek geometris yang dibuat berdasarkan perhitungan matematis
  • Sifatnya resolution independent
  • Ukuran penyimpanan relatif kecil
  • Program yang digunakan adalah Coreldraw, Adobe ilustrator, Macromedia Freehand
  • Nyaman dipakai untuk melayout halaman (teknik publishing), membuat font, dan ilustrasi
Berbasis Bitmap
  • Gambar kurang jelas jika diperbesar
  • Terdiri atas titik (piksel), beragam warna, piksel tersebar dalam pola grid
  • Gradasi warna lebih luwes dan nyata
  • Mampu menyimpan gambar antar-format, yaitu JPEG, BMP,GIF, TIFF, dan PNG
  • Ukuran file yang dihasilkan besar
  • Kualitas grafis tergantung dari banyaknya pixel
  • Disusun oleh objek yang disebut pixel
  • Sifat resolusinya dependent atau dipengaruhi resolusi
  • Ukuran penyimpanan relatif besar



Sumber :